Layanan hosting adalah “rumah” bagi website Anda di internet. Karenanya, Anda perlu ekstra hati-hati sebelum memilih hosting. Ada banyak hal yang perlu Anda perhatikan. Itulah mengapa kami akan mengulas enam tips memilih web hosting terbaik.
Pertama-tama, pahami kebutuhan Anda terlebih dahulu. Fokuslah pada apa yang menjadi prioritas Anda. Untuk membantu Anda, daftar pertanyaan di bawah ini bisa Anda jadikan acuan.
- Apakah website Anda akan dikunjungi banyak pengunjung? (Contohnya seperti toko online atau portal berita)
- Apa saja layanan yang Anda butuhkan?
- Seberapa sering Anda memerlukan backup data?
- Apakah Anda membutuhkan technical support 24 jam via live chat dan telepon?
Jika sudah mengetahui apa yang Anda butuhkan, Anda dapat mulai mencari informasi web hosting terbaik di mesin pencari.
Langkah ini memang terdengar mudah, namun banyaknya rekomendasi layanan dapat membuat Anda bingung. Oleh karena itu, selanjutnya kami akan menjelaskan beberapa tips memilih hosting terbaik untuk website Anda.
Apa Saja Kriteria Web Hosting Terbaik?
Agar tidak salah pilih hosting, tentu Anda harus menetapkan kriteria, bukan? Dalam hal ini, ada empat aspek yang perlu Anda ingat saat memilih hosting, yaitu:
Kecepatan – Perhatikan berbagai faktor yang mendukung performa server. Contohnya seperti bandwidth, storage, dan plugin optimasi kecepatan website.
Keamanan – Pastikan hostingnya dapat menjamin kemanan website. Contohnya melalui proteksi malware dan DDoS, serta gratis SSL.
Bantuan tim support – Anda juga harus tahu layanan support yang ditawarkan oleh penyedia hosting. Contohnya seperti 24/7 live chat, email, dan phone support.
Skalabilitas – Hostingnya mesti memudahkan Anda untuk berkembang. Contohnya, dengan menawarkan paket-paket yang sesuai dengan kebutuhan website Anda.
Nah, seluruh kriteria di atas perlu Anda cocokkan dengan kebutuhan website Anda. Contohnya, jika jumlah pengunjung website Anda sedikit, tentu Anda tidak perlu jenis hosting yang menawarkan sumber daya server berlebih, kan?
Lalu, jenis hosting apa yang cocok untuk jenis website Anda? Sebagai referensi, Anda bisa melihat daftar berikut:
- Shared hosting = Blog pribadi.
- Cloud Hosting = Website perusahaan, toko online, dan portal berita.
- VPS = Ecommerce, website proyek, dan high-traffic blog.
Apa Saja Tips yang Perlu Anda Terapkan Sebelum Memilih Hosting?
Berikut adalah beberapa tips memilih hosting yang bisa Anda terapkan:
1. Cek kualitas performa server
2. Pastikan Customer Support Siap 24 Jam dan Berkualitas
3. Cek Harga Paketnya
4. Cek Kebijakan Garansi Uang Kembali
5. Perhatikan Fitur Tambahan yang Ditawarkan
6. Cek Review Pelanggan
Mari kita bahas satu per satu!
1. Cek Kualitas Performa Server
Jangan sampai kesuksesan Anda di dunia online terhambat hanya karena website yang sulit diakses, atau segudang permasalahan teknis layanan hosting lainnya.
Ada banyak parameter yang bisa Anda lihat. Misalnya, lokasi server. Tidak ada lokasi server yang lebih baik dari negara tempat para calon pelanggan Anda berada.
Apabila Anda ingin membuat website dengan calon pelanggan dari Indonesia, akan lebih baik apabila server website Anda juga berada di Indonesia.
Selain itu Anda juga perlu memperhatikan spesifikasi server yang terletak di data center penyedia layanan hosting Anda. Spesifikasi ini mencakup:
- Teknologi server
- Kecepatan prosesor (Jenis prosesor dan jumlah core yang digunakan)
- Kapasitas RAM
- Harddisk
- Network speed
Anda dapat mencari informasi spesifikasinya pada website layanan web hosting yang Anda inginkan. Jika Anda menemukan kesulitan, segera tanyakan ke bagian Customer Support layanan yang bersangkutan.
2. Pastikan Customer Support Siap 24 Jam dan Berkualitas
Idealnya tim Customer Support layanan hosting Anda harus tersedia 24 jam. Ini artinya, mereka selalu siap sedia kapanpun Anda membutuhkan bantuan teknis.
Tidak hanya siap sedia, mereka juga harus mampu menyelesaikan permasalahan Anda dengan baik. Tingkat keramahan serta sopan santun petugas Customer Support adalah parameter utama yang perlu Anda jadikan perhatian di sini.
Kemudian, perhatikan juga melalui cara apa Anda dapat menghubungi mereka. Layanan yang baik pasti menyediakan banyak cara komunikasi untuk Anda seperti tiket bantuan, email, live chat, maupun panggilan telepon.
3. Cek Harga Paketnya
Anda dapat membandingkan rincian spesifikasi maupun jenis paket antar layanan hosting berikut harganya. Level harga yang lebih tinggi biasanya menawarkan jenis paket serta performa yang lebih baik.
Contohnya layanan VPS (Virtual Private Server) memiliki kisaran harga yang lebih tinggi dibandingkan paket hosting unlimited. Sebab, layanan VPS menawarkan spesifikasi server yang lebih tinggi dibanding unlimited hosting, sehingga performa yang dihasilkan menjadi jauh lebih baik.
Di sisi lain, ada penyedia layanan yang menetapkan harga sangat murah. Harga murah memang baik adanya, namun tidak selamanya lebih baik. Untuk apa memilih layanan yang murah tapi tidak memiliki kualitas layanan yang baik?
Karenanya, kami menyarankan agar Anda benar-benar memperhatikan layanan yang Anda gunakan. Pastikan Anda mendapatkan harga terjangkau, namun tetap memperoleh layanan hosting terbaik.
4. Cek Kebijakan Garansi Uang Kembali
Garansi uang kembali adalah fasilitas terbaik yang bisa diberikan oleh perusahaan penyedia layanan hosting. Artinya, si penyedia layanan menjamin kepuasan Anda sebagai pelanggan.
Hampir setiap penyedia layanan hosting memiliki kebijakan ini. Hanya saja, syarat dan ketentuan yang ditetapkan bisa berbeda-beda. Pastikan Anda memilih layanan dengan syarat serta ketentuan yang tidak menyesatkan. Setidaknya Anda harus mengetahui:
- Berapa nominal yang nantinya Anda dapatkan?
- Bagaimana sistem pengembalian uangnya?
- Berapa lama waktu yang dibutuhkan hingga uang kembali kepada Anda?
Apabila keterangan yang diberikan masih kurang jelas, Anda perlu menanyakannya melalui tim support penyedia layanan hosting yang Anda gunakan. Apabila Anda tidak juga mendapatkan kejelasan, akan lebih baik jika Anda beralih ke layanan hosting lain.
Ingat, adanya fasilitas ini seharusnya dapat membuat Anda merasa lebih aman memercayakan bisnis berikut data website Anda, dan bukan malah membuat Anda semakin ragu?
5. Perhatikan Fitur Tambahan yang Ditawarkan
Selain fitur utama, Anda perlu mempertimbangkan fitur tambahan yang disediakan oleh perusahaan penyedia layanan hosting Anda.
Biasanya, ada banyak fitur yang disediakan. Saking banyaknya, bisa jadi Anda kurang fokus mengecek serta memilah fitur apa yang sebaiknya Anda pertimbangkan.
Dari sekian banyak fitur, pastikan Anda memperhatikan fitur tambahan yang berkaitan dengan proteksi dan keamanan.
Contohnya, jika Anda khawatir dengan masalah spam pada website Anda, pastikan hosting yang Anda pilih memiliki fitur SpamAssassin Protection serta SpamExperts.
Selain itu, masih soal keamanan, Anda perlu memasang BitNinja Smart Security. Ini adalah tool yang bisa Anda gunakan untuk mengamankan server Anda dari serangan botnet, malware, maupun hacker.
Jika Anda ingin lebih mudah membangun website, Anda bisa menggunakan fitur Website Builder. Atau mungkin Anda ingin menginstal tool serta plugin tanpa kerepotan? Anda dapat menggunakan fitur Softaculous Auto Installer.
Intinya, ada banyak fitur tambahan yang dapat disediakan oleh suatu perusahaan penyedia layanan hosting. Untuk informasi lebih lengkap, tentu Anda dapat menanyakannya secara langsung pada tim support perusahaan yang bersangkutan.
6. Cek Review Pelanggan
Ada banyak sumber yang bisa Anda telusuri, mulai dari blog hingga forum, guna mendapatkan ulasan mengenai suatu layanan hosting.
Saran kami, hanya baca ulasan dari blog dan forum terpercaya untuk mendapatkan gambaran yang lebih obyektif.
Kelebihan dan kekurangan adalah kuncinya. Anda dapat menyimak kelebihan serta kekurangan, berdasarkan pengalaman mereka.
Kemudian, refleksikan kepada diri Anda, bagaimana jadinya jika Anda mengalami hal serupa. Ini adalah cara efektif menakar baik atau buruk suatu layanan berdasarkan ulasan orang lain.







Comments
Post a Comment